Fenomena Pendidikan : Mengapa Pendidikan Dijual Mahal?

Pengetahuan itu tidak pernah ada ujungnya. Kita sebagai manusia selalu mencari pengetahuan, yang dapat diperoleh dengan berbagai cara, misalnya dari sekolah ataupun media massa. Pengetahuan terdapat dalam suatu pendidikan.

Yang ingin saya bahas pada post hari ini adalah

Fenomena Pendidikan : Mengapa Pendidikan Dijual Mahal?

Sebenarnya saya sedikit bingung dalam merangkai pertanyaan ini, tapi saya akan berusaha untuk membahas ini.

Fenomena, apa sih fenomena itu? Menurut Kamus Kecil Bahasa Indonesia yang saya miliki sejak saya menginjak kelas SD, fenomena adalah gejala yang disaksikan dengan pancaindera dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah, sedangkan didik adalah memberi ajaran mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Jadi, fenomena pendidikan adalah gejala mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran yang dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah.

Dari pengertian fenomena pendidikan tadi, kita dapat membahas pertanyaan yg sebelumnya disebutkan di atas.

Salah satu faktor yang menyebabkan pertanyaan tersebut muncul karena ada keluarga yang ekonominya berada pada golongan menengah ke bawah, yang kurang mampu menyekolahkan anaknya pada sekolah-sekolah favorit, yang terkenal dengan mahalnya uang sekolah dibandingkan uang sekolah yang tidak termasuk sekolah favorit. Namun, masih ada faktor-faktor lain misalnya sulitnya mendapat pendidikan tersebut, dan masih banyak lagi.

Namun, sebenarnya pendidikan tidak semata-mata didapat dari sekolah yang memerlukan biaya besar. Namun, tuntutan pekerjaan yang memerlukan pendidikan minimal SMA, yang menyebabkan anak harus belajar pada lembaga pendidikan. Untunglah sekarang ada BOS (Biaya Operasional Sekolah) yang telah disalurkan pada lembaga-lembaga pendidikan, yang sangat membantu golongan-golongan menengah ke bawah untuk mendapat pendidikan yang patut didapat. Sayangnya, pendidikan gratis itu hanya sampai pada SMP, tidak sampai SMA. Mudah-mudahan pemerintah mampu menaikkan standar ini hingga SMA, sehingga dapat mendapat pekerjaan yang lebih baik, yang mampu meningkatkan sumber daya manusia.

Sumber Referensi :
Fenomena Pendidikan di Indonesia : Mengapa Harus Mahal?!
Menelusuri Pendidikan di Tanah Air

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.